• Home

    Beberapa Bangunan Pengingat Soekarno di Bandung

    Institut Teknologi Bandung Awalnya, pria bernama kecil Kusno ini memang mengenyam pendidikan pertamanya di Mojokerto dan Surabaya. Namun, beranjak dewasa, tepatnya pada tahun 1921, Soekarno—bersama Djoko Asmo, teman satu angkatan di sekolah lamanya, Hoogere Burger School (HBS)—melanjutkan pendidikan tingginya di tanah Pasundan, tepatnya di Hoogeschool te Bandoeng, yang kini dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung. Di antara bangunan yang dirancang oleh Ir. Henri MacLaine Pont inilah, Soekarno mengambil jurusan teknik sipil selama 5 tahun. Di sana pula, ia dididik untuk menjadi seorang insinyur atau arsitek, salah satu profesi awal yang ia geluti, sebelum peranan pentingnya sebagai aktivis dan pejuang kemerdekaan. Pada 3 Juli 1926, Soekarno merampungkan pendidikan tingginya dan mengikuti…

  • Home

    Tampil Trendi Berbalut Motif Kayu

    Motif kayu identik dengan sentuhan klasik. Namun berbeda dengan kamar tidur ini. Balutan motif kayu justru membuatnya tampil trendi. Harga tanah yang semakin melambung membuat orang memilih hunian mungil dengan harga yang pas di kantong. Namun, biasanya nanti pemilik hunian mungil akan dipusingkan dengan urusan menata ruang yang terbatas. Apalagi jika si pemilik rumah menyenangi motif kayu. Bila aplikasinya tak tepat, huniannya bisa jadi justru tampil kuno dan terkesan sempit. Namun, ini berbeda dengan Beybi Devlyn. Pemilik rumah di Grand Cinere, Jakarta Selatan, ini justru sukses mendandani hunian mungilnya sehingga tampil trendi dan nyaman dihuni dengan balutan motif kayu. Salah satu ruang yang berhasil diolah dengan motif kayu adalah ruang…