Tech

Jawbone UP Lakukan Lebih Banyak

Pada Nike+ FuelBand, segalanya dipusatkan pada pengumpulan angka fuel. Ini merupakan penemuan Nike, yang tidak familiar bagi yang tak menggunakan FuelBand. Nike merekomendasikan target harian sebanyak 2000 fuel. Target ini mudah dicapai, bahkan dengan aktivitas sedikit gerak sekalipun, sehingga target 2200 hingga 2500 fuel terasa lebih realistis. Dibanding yang lain, FuelBand dikhususkan untuk bisa membedakan aktivitas jalan dan lari.

Aktivitas atau jenis olah raga yang sulit diukur seperti angkat berat atau bersepeda juga bisa diukur. Anda bisa memilih jenis olah raga dan menentukan waktu mulai dan selesai berolah raga. Aplikasi ini juga bisa meng hitung data pergerakan tubuh. Dengan metode yang sama, sangat memungkinkan secara teori untuk memonitor aktivitas tidur Anda. Namun, Nike+ tidak bisa diandalkan untuk menganalisa kualitas tidur. Sebaliknya, Jawbone UP bisa melakukannya.

Sebelum tidur, Anda harus mengubah perangkat ke dalam mode sleep dengan menekan sebuah tombol. Anda bisa melihat pola tidur Anda pada esok hari. Perangkat ini bisa menginformasikan berapa banyak gerakan yang Anda lakukan ketika tidur. Tapi sering kali, aktivitas tidur tidak dapat dideteksi dengan baik meski perangkat sudah diset pada mode sleep.

Jadi, waktu tidur yang dianalisa hanya dua atau tiga jam saja, meski Anda tidur dengan waktu lebih lama, tujuh hingga delapan jam. Ada program khusus yang bisa digunakan untuk aktivitas olah raga tertentu yang bisa diaktifkan dengan menekan sebuah tombol. Tak seperti FuelBand, Jawbone UP tidak bisa menampilkan konsumsi kalori secara langsung. Jawbone mendukung penggunaan aplikasi olah raga lainnya, semisal Runkeeper dan bisa terhubung secara otomatis melalui aplikasi UP.