Home

Kreativitas Tanpa Batas Hunian Unik

Ketika melihat foto- foto pasangan Aditya Novrianggono dan Sandriana serta ketiga anaknya di laman Facebook beberapa waktu lalu, mengira pasangan ini sedang berada di sebuah kafe. Mereka duduk di sofa merah, berlatar belakang dinding berwarna cerah, dengan bingkai-bingkai bertaburan di atasnya. Namun ternyata, mereka bukan berada di sebuah kafe. Keluarga muda ini sedang berada di rumahnya.

Rumah yang mereka tempati sejak 6 tahun silam. Rumah yang sarat dengan kreativitas, sarat dengan barangbarang bekas yang di-upcyle menjadi benda-benda berguna yang tak diduga sebelumnya. Sambil menemani kami melihat rumahnya, Didit dan Sandri , begitu mereka kerap disapa, menceritakan kisah rumahnya ini. Dahulu, menurut cerita mereka, rumah ini adalah bangunan yang digunakan sebagai tempat pembuatan sofa.

Karena digunakan bukan untuk tempat tinggal, wujud bangunan ini tak karuan, tak terawat. Didit dan Sandri kemudian mengubah sedikit demi sedikit hunian baru mereka ini. Rumah dibagi dua; bagian depan untuk tinggal, bagian belakang dijadikan workshop untuk usaha interior mereka. Kemudian beberapa bagian rumah dijebol, beberapa bagian diberi sekat, beberapa bagian lagi ditambahkan. “Ini namanya rumah bertumbuh.

Soalnya ditambahinnya sesuai kebutuhan. Misalnya aja kamar yang di ujung, itu tadinya enggak ada. Tapi karena butuh kami tambah, ” ujar Didit sambil menunjuk sebuah ruangan di ujung kanan rumah.

Sarat Kreativitas

Jika diibaratkan lukisan, rumah ini bagaikan kanvas bagi Didit dan Sandri. Adit yang merupakan lulusan Desain Grafis di Itenas Bandung serta Sandri yang merupakan jebolan dari Arsitektur Universitas Indonesia ini mencurahkan kreativitas yang mereka miliki di seantero rumahnya.

Tak heran, di sanasini akan ditemukan kreasi mereka dari barang-barang yang sebelumnya tak pernah terpikirkan bisa digunakan untuk elemen interior. Misalnya saja di ruang keluarga yang juga merangkap jadi ruang tamu. Pada dinding seberang sofa terdapat lempengan besi bekas cable tray yang disulap menjadi wadah pajangan. Tak mengira benda-benda itu terbuat dari cable tray jika tidak diberi tahu oleh sang empunya rumah.

Cable tray sisa proyek yang mereka kerjakan ini memang berpadu apik dengan benda-benda lain yang ada di sekelilingnya. Kejutannya bukan hanya itu. Didit memberi tahu bahwa dinding berwarna cokelat yang membatasi ruang keluarga dengan ruang makan dibuat dari kardus bekas printer. Ya, kardus bekas printer milik kawannya yang cukup tebal dan berdimensi cukup lebar. Oleh Didit, kardus bekas ini diberi rangka dari besi sehingga bisa berdiri tegak.

Di hunian yang sudah unik dan kreatif tersebut kurang lengkap jika tidak ada sebuah genset sebagai sumber listrik alternatif. Untuk mendapatkan harga genset yang murah bisa membelinya di toko suplier resmi genset silent 350 Kva di Surabaya.