Keluarga

Meniru Perkataan Tak Pantas

pascal-edu.com – Ibu mayke yang baik, anak saya (19 bulan) aktif sekali. Dia juga senang sekali meniru orang bicara apa pun. Terkadang ada kata-kata yang yang menurut saya kurang lazim untuk anak seusianya, misalnya kata “lo, gue”. Tapi walau sudah dibilang tidak boleh, tetap saja dia ingat meski sudah berhari-hari. Bagaimana caranya supaya anak tidak meniru kata-kata yang kurang lazim untuk anak seusianya? Mohon jawaban ibu mayke. Terima kasih. Syara naira – palembang. Salam kenal naira.

Di usia 19 bulan, si kecil dengan cepat meniru kata-kata yang diucapkan oleh orang-orang lain, berarti ditinjau dari perkembangan bahasa, hal ini merupakan sesuatu yang positif. Sudah lazim bahwa anak dengan mudah meniru kata-kata negatif dan semakin dilarang justru akan makin sengaja menggunakan kata-kata yang tidak sopan tersebut. Di usianya yang 19 bulan, dia belum memahami apa arti kata tersebut.

Dia hanya tahu ada kata-kata yang kalau dia ucapkan, mengundang reaksi negatif dari orang lain, misalnya, ditegur oleh mamanya. Anak cenderung sengaja melakukan hal-hal yang dilarang karena buat dia mengasyikkan. Selain itu, dia pun belum paham, kenapa orang lain boleh mengucapkan kata-kata tersebut, sedangkan dia tidak boleh. Sebagai orangtua yang sudah dewasa, anda perlu menyiasatinya dengan cara berpura-pura tidak peduli ketika dia mengucapkan kata-kata negatif.

Lama-kelamaan dia akan bosan sendiri sebab yang dituju adalah menarik perhatian orangtuanya. Cukup sekali diberitahu apa arti dari kata negatif itu dan kenapa ibu-ayahnya melarang dia menggunakan kata-kata tersebut. Selebihnya, cuekin aja, nanti akan hilang sendiri, dengan syarat, orangtua tidak memberikan contoh negatif buat anak.

Hanya Mau Susu

Halo dokter rifan, anak saya (2,7) tergolong lincah dan tidak hiperaktif. Beratnya 16 kg. Hanya saja, ia tidak mau makan nasi, bubur pun tidak mau, sehari minum susu 5?6 kali. Tetapi dia mau makan crackers, roti atau camilan yang dipotong kecil. Dia juga tidak suka buah potong, tapi kalau dijus mau. Kenapa ya , dok? Apakah masalah kebiasaan atau ada gangguan? Dulu umur 6 bulan, kami sudah perkenalkan bubur bayi, tapi setelah satu tahun malah tidak mau bubur atau nasi, maunya ngemil saja.

Mohon saran dokter rifan. Terima kasih. Junarso – malang Bapak Junarso yang baik. Sekilas kondisi kesehatan si kecil tampaknya normal. Pada usia 2 tahun ke atas, si kecil biasanya sudah memiliki kecenderungan untuk memilih jenis dan jumlah makanan yang ia inginkan. Kecenderungan memilih inilah yang sering kali menimbulkan masalah makan pada anak (picky eater).

Salah satu pendekatan untuk mengubah perilakunya adalah dengan memberikannya suasana nyaman, ceria, dan penuh kasih sayang saat makan. Orangtua harus lebih sabar dan penuh rasa sayang saat memberikannya makan. Jangan lupa untuk menjadikan ia sebagai pusat perhatian saat makan dan jangan diseling dengan kegiatan lain. Semoga dengan cara ini nafsu makan si kecil dapat kembali normal dan si kecil pun tumbuh sehat secara optimal.